Sabtu, 13 September 2008


Argumentasi sering disampaikan untuk meyakinkan pembaca tentang strategi yang diambil itu benar untuk mencapai tujuan.

misalnya nuklir itu penting. ada argumentasi yang mendukung. misalnya kebutuhan energi bertambah terus, sementara pasokan energi dari air, batubara, sudah tidak memadahi lagi. energi alternatif, masih perlu dicari, dan tidak bisa dipastikan kehadirannya. padahal kebutuhan itu pasti. nuklir itu sudah ditemukan dan pasti gitu lho.

Pendukung lainnya nuklir itu murah terjangkau

Yang menentang itu adalah nuklir itu berbahaya, kayak chernoble.

yang menyanggah, chernoble itu teknologi lama. yang sudah usang. teknologi baru itu jauh lebih aman...dengan teknologi yang bertingkat.

posisi

pendukung penentang



sanggahan dari tentangan

Kurang lebih gini deh susunan dari argumentasi



Nah...argumentasi itu masih bisa direthingking

1. tujuannya apa tho: memenuhi kebutuhan listrik

2. Gagasan besarnya: dengan nuklir yang aman dan terkendali kita bisa mencapai tujuan tersebut

3. Jelasnya gimana?

Definisinuklir itu gimana? apakah tidak ada perbedaan persepsi tentang nuklir di sini???
Nuklir yang aman itu gimana? apakah tidak ada perbedaan maksud, persepsi dan definisi. Definisi Batan itu yaaa...nuklir aman itu ada. Definisi LSM yaa....tidak ada.
Nuklir yang tidak dimaksudkan itu adalah nuklir yang generasi lama
Ukuran keberhasilan mencapai tujuan itu aman dan dapat listrik banyak
tanpa usaha nuklir yang aman ini, kita akan kekurangan energi
4. Analisis Dalam

ada overgeneralisasi pada jenis-jenis nuklir, padahal nuklir itu bertingkat-tingkat
mengatakan nuklir berbahaya itu dengan mengacu pada chernoble itu over simplifikasi
Dampak dari over ini, nuklir terkesan berbahaya, padahal nuklir yang ini tidak begitu.
kita menjadi tidak terbuka dengan peluang ini
mengatakan bahwa teknologi ini baru, kemudian aman itu juga oversimplifikasi, karena teknologi itu tidak hanya teknologi tetapi juga penanganan. ada manusianya. manusia ini tidak bisa begitu saja diperbaharui karena menyangkut moral kedisiplinan dan kemampuan, yang tidak begitu saja terbaharui.

5. Sudut pandang

anti nuklir, yang dihembuskan LSM itu sarat kepentingan negara maju yang tidak ingin disaingi teknologi nuklirnya
kalau mereka saja yang mempunyai teknolgi nuklir, mereka adigang adigung adiguna

Tidak ada komentar: